Review: Arema Cronus Alami Dua Hasil Berbeda

0
406

Untuk membuat semarak kompetisi bagi penggawanya, Arema Cronus melakukan ujicoba ke Blitar untuk menantang tuan rumah PSBK Kota Blitar. Sang lawan adalah kontestan Divisi Utama 2015 yang sejak 1 bulan terakhir serius menatap kompetisi kasta kedua itu dengan target lolos ke Indonesia Super League.

Karena ingin suasana kompetisi, pelatih Arema Cronus membagi tim menjadi dua bagian. Suharno membagi sama rata skuat Arema menjadi dua. Ujicoba itu dilakukan selama dua kali yaitu pada jam 16:00 dan jam 18:30. Di kubu lawan, PSBK memainkan cara serupa yaitu membagi dua tim, tim seleksi dan tim yang sudah dipastikan menjadi pemain.

“Arema punya sekitar 26 pemain, kami ingin semua pemain bermain 90 menit. Sehingga ujicoba melawan PSBK dilakukan sebanyak dua kali dengan kekuatan tim yang berbeda,” kata asisten pelatih Arema, Joko Susilo.

Hasilnya, tim Arema A kalah dengan skor 1-0 melalui gol yang dibuat Jefry Prasetyo di menit ke-90. Sedangkan tim Arema B menang dengan skor 3-0 melalui gol yang dibuat oleh Cristian Gonzales, Sengbah Kennedy, dan Fabiano Beltrame.

Di pertandingan pertama, Arema menampilkan kekuatan dengan pemain Made Wardana, Hasim Kipuw, Victor Igbonefo, Suroso, Junda Irawan, Gede Sukadana, Ferry Saragih, Hendro Siswanto, Arif Suyono, Sunarto, dan Abblode Yao Rudy.

Arema tampil menekan dan menciptakan sejumlah peluang emas. Salah satunya adalah kesempatan dari Sunarto yang berhadapan dengan kiper PSBK, namun sontekan pemain yang dilakukan di menit akhir babak pertama itu masih bisa dihadang bek PSBK.

Di babak kedua, lapangan di Stadion Supriadi mulai diguyur hujan deras. Arema tetap memberikan tekanan keras, sementara tuan rumah justru banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik. Meskipun demikian, Arema yang banyak menciptakan peluang tidak mampu diselesaikan dengan baik oleh Arif Suyono ataupun Abblode Rudy. Justru melalui skema tendangan sudut, PSBK sukses mencuri gol di menit ke-90 melalui Jefry Prasetya.

30 menit dari laga pertama selesai, suporter masih disuguhi oleh pertandingan lagi, yakni tim Arema B melawan PSBK B. Di tim kedua ini, sambutan penonton di Stadion terasa lebih meriah karena Arema diperkuat oleh Cristian Gonzales, Samsul Arif, Kurnia Meiga, Ahmad Bustomi, Sengbah Kennedy, hingga Fabiano Beltrame.

Tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan seperti tim pertama, Arema langsung menggebrak dan menciptakan sejumlah peluang, tetapi gol yang ditunggu baru terjadi setengah jam kemudian melalui gol yang dibuat Cristian Gonzales di menit ke-35. Di babak kedua, Arema menambah dua gol melalui Sengbah Kennedy di menit ke-48 dan penalti Fabiano Beltrame di menit ke-51.

Usai pertandingan, Joko Susilo menyatakan jika jeda kompetisi sepertinya membuat permainan yang diciptakan anak buahnya mengendur. Dirinya tidak ingin rasa kendur ini terjadi hingga kompetisi dimulai sehingga sosok legenda Arema ini akan terus berupaya mengembalikan kondisi peak performance pemain seperti semula.

“Ada perbaikan-perbaikan yang tentu tidak bisa disampaikan disini, yang jelas kami akan terus menaikkan kondisi psikologis, mental hingga teknik pemain. Banyak sekali manfaat ujicoba ini,” urai Joko.

Selanjutnya, Arema Cronus akan ditantang Persija Jakarta pada Sabtu, 7 Maret mendatang di Stadion Kanjuruhan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here